Pemimpin AS Akhiri Pertemuan Tanpa Ada Kesepakatan Soal Kuba
2012-04-16 13:39:40
(Vibizmedia - Cartagena, Kolombia) Para pemimpin dari seluruh Amerika, Ahad (15/4), gagal menyepakati disertakannya Kuba dalam pertemuan puncak mendatang akibat penentangan AS dan Kanada, dan mengakhiri dua hari yang berat bagi Presiden AS Barack Obama.
Obama, yang mempertahankan sikapnya mengenai Havana dalam taklimat pascapertemuan puncak, juga menghadapi pertanyaan tentang pendekatan Washington dalam perang narkotika dan dipaksa membela diri mengenai kejadian memalukan, yaitu skandal prostitusi Dinas Rahasia.
Mayoritas besar pemimpin yang terpilih secara demokratis di wilayah tersebut dan menghadiri pembicaraan di kota pantai Kolombia, Cartagena, mengatakan mereka ingin Kuba disertakan dalam pertemuan masa depan.
Namun Obama, yang didukung oleh Perdana Menteri Kanada Stephen Harper, keberatan dan pertemuan puncak itu pun berakhir tanpa mengeluarkan pernyataan akhir, seperti yang dilakukan pada pertemuan puncak sebelumnya di Trinidad pada 2009.
Kuba direncanakan ikut dalam Pertemuan Puncak Negara Amerika, pertemuan rutin yang ditaja oleh Organisasi Negara Amerika (OAS) --yang berpusat di AS.
Saat menjelaskan sikapnya mengenai keikutsertaan Kuba, Obama mengatakan pada satu taklimat ia mengharapkan peralihan demokratis di satu-satunya negara komunis satu partai di belahan Bumi tersebut tapi mengatakan itu belum terjadi.
"Nyatanya Kuba, tak seperti negara lain yang ikut, belum bergerak menuju demokrasi, belum melaksanakan hak dasar asasi manusia," kata Obama pada satu taklimat, sebagaimana dikutip AFP --yang dipantau di Jakarta, Senin. "Saya berharap peralihan mulai terjadi di dalam Kuba." Namun ia menambahkan, "Kami belum melihat itu." Para peserta pertemuan puncak tersebut juga tak menyepakati seruan oleh Guatemala untuk mempertimbangkan tindakan melegalkan penggunaan narkotika mengingat kegagalan dalam perang melawan penyelundupan narkotika, yang menimbulkan kekacauan di seluruh wilayah itu, terutama di Amerika tengah.
(sn/SN/vm-ant)